Yayasan El-Elyon Dayak Borneo
Panti Asuhan Kasih Bonso
Mengasihi Anak Yatim & Dhuafa Seperti Mengasihi Si Bungsu Sejak 2014,
kami berkomitmen memberikan masa depan yang cerah bagi anak-anak yang tidak beruntung di Ngabang, Kalimantan Barat.
Tentang
Cerita Kami
Berawal dari kerinduan untuk membantu anak-anak di pedalaman yang tidak bisa sekolah karena kemiskinan atau kehilangan orang tua. Kami sering menemui keluarga-keluarga yang memohon agar anak mereka bisa dibawa dan disekolahkan ke kota.
Hampir setiap tahun kami menampung mereka dalam jumlah yang banyak di rumah kami. Ada yang sampai tamat SMA, bahkan ada yang sampai sarjana kami sekolahkan. Seiring waktu, rumah kami tidak bisa menampung banyak anak.
Tahun 2014, dengan iman dan keberanian, kami memulai perjalanan ini dengan meminjam bekas asrama sekolah. Panti Asuhan Kasih Bonso lahir dengan arti “Panti asuhan yang mengasihi anak-anak sebagaimana seorang tua mengasihi anaknya yang bungsu.”















Arah Kami
Visi & Misi
Visi
Menolong anak-anak Yatim-Piatu dan anak terlantar supaya mempunyai masa depan yang cerah seperti anak lainnya.
Misi 1
Menyekolahkan sebanyak mungkin anak-anak yatim dan piatu serta anak terlantar dari keluarga miskin sampai ke perguruan tinggi.
Misi 2
Memberi pelatihan keterampilan untuk anak yatim-piatu dan anak terlantar dari keluarga miskin yang tidak mau melanjutkan sekolahnya agar mereka mandiri.
“Setiap anak berhak mendapatkan masa depan yang cerah, regardless of their past.”
Impact Stories
Latar Belakang Berdirinya
Berawal sering melihat anak-anak masyarakat dipedalaman tidak sekolah karena tidak ada orang tua, atau juga karena orang tuanya miskin. Ketika jumpai keluarganya selalu mereka minta tolong supaya kami bawa dan sekolahkan anaknya ke kota. Hampir setiap tahun kami tampung mereka dalam jumlah yang banyak di rumah kami, ada yang sampai tamat SMA ada juga yang sampai sarjana kami sekolahkan. Seiringnya waktu rumah kami tidak bisa menampung banyak anak, sering kemudian kami tolak. Alhasil kami dengar mereka tidak sekolah dan ada juga yang pergi kerja jadi TKI ke Malaysia, lalu setelah pulang bawa anak yang tidak ada bapaknya.
Pertama dimulainya Panti Asuhan Kasih Bonso
Melihat hal diatas kami bergumul berdoa bagaimana bisa membantu dan menolong lebih banyak anak-anak yang tidak beruntung seperti ini. Sudah lama ingin membuat Panti asuhan tapi tidak berani, takut tidak mampu biaya makan minum dan uang sekolah mereka. Kemudian dengan pergumulan yang panjang akhirnya kami beranikan diri melangkah dengan iman tahun 2014 memulai Panti Asuhan yang kami namakan Panti asuhan Kasih Bonso (artinya Panti asuhan yang mengasihi anak-anak sebagaimana seorang tua mengasihin anaknya yang bunsu) dengan meminjam bekas asrama anak sekolah.
Partners




